Bumi dan Langit

Sabtu, merupakan moment yang paling ditunggu para pekerja, termasuk saya yang masih berstatus kuli. Setelah Minggu lalu liburan akir pekan saya habiskan untuk study, sabtu ini waktu pagi sampai menjelan sore juga masih harus ku habiskan untuk menyelesaikan sisa agenda akreditasi yang kemaren belum selesai.

Sekitar pukul 14.10 proses akreditasi selesai dilaksanakan, dan saya putuskan untuk langsung pulang dan beristirahat, menikmati tidur sore.

Setelah malam menjelang, saya beserta istri bersiap untuk menghadiri undangan, selain undangan untuk saya, juga diajak menghadiri undangan walimahan oleh mertua saya bersama-sama.

Jam menunjukkan pukul 19.10 WIB, saya memutuskan untuk berangkat terlebih dahulu, bersama istri kami menaiki motor butut pembelian bapak, lokasi yang kami tuju adalah tempat walimahan terlebih dahulu, yaitu di Harmoni One Hotel Batam Center. Sesampainya disana, ternyata mertua saya lebih dahulu sampai, memang pembalap beliau gumamku sampai sekarang. Bagaimana tidak, kami yang menggunakan motor saja kesulitas untuk bisa datang cepat, karena ramainya kendaraan di sabtu malam,  sehingga sebagian jalan macet, beliau yang mengendarai mobil malah lebih sampai duluan dilokasi acara, hebat benar.

Acara walimahannya dilaksanakan di BallRoom Hotel yang terletak di Level 6 (istilah diHotel tersebut). Acaranya sangat megah, terlihat dari tamu undangannya, bisa ditebak pasti bukan orang sembarangan yang menggelar acara tersebut. Tamu sudah ramai datang, namun rangkaian acara baru dimulai, panjang nian pembukaannya, dan sebagai penutup rangkaian acara pembukaan, para hadirin disuguhi dengan penampilan tari adat, kemudian dilanjutkan dengan salaman bersama-sama.

Selesai acara walimahan, saya beserta istri melanjutkan perjalanan ke Baloi Persero untuk menghadiri undangan khitanan, Berbeda dengan sebelumnya, sesampainya di Baloi, acara sudah mulai karena memang sudah dimulai dari siang hari. Walaupun tidak semegah yang di Hotel, namun acara khitanan tersebut juga tidak kalah meriah, cukup ramai, karena ada hiburan orkestranya juga. Selain menghadiri undangan, moment tersebut juga saya gunakan untuk memperkenalkan Istri tercinta saya kepada para sesepuh dan tetua disana yang sudah saya anggap keluarga sediri.

Perjalanan di Baloi kami akhiri setelah pukul 22.15 WIB, kami bergegas untuk pulang karena memang sudah larut malam.

Dari dua tempat yang kami kunjungi terlihat sangat kontras, dimana acara pertama merupakan acara yang megah dan meriah, namun diacara berikutnya kami tidak melihat kemegahan, karena acara tersebut dilaksanakan di Lapangan Perumahan Liar, tempat saya tinggal dulu.

Saat baru sampau Baloi, dalam perjalanan menuju ke lokasi pesta, saya sampaikan kepada istri, acara yang kita hadiri malam ini seperti "Bumi dan Langit".

0 komentar:

 
© 2013 | Life is about a learn