Bayangkan jika anda punya beras sekarung, tapi anda tidak memiliki peralatan untuk memasak semisal rice cooker, sudah pasti beras anda hanya akan menjadi harta yang kurang memiliki makna. Tapi, jika sebaliknya anda punya rice cooker, pasti beras anda akan lebih bermakna dan bermanfaat untuk anda bukan ?
Nah, apa hubungan ilustrasi diatas dengan yang akan kita bahas di postingan ini ?
sabar yah... :-D heheheee....
Pada pembahasan kedua ini, kita akan menerangkan tentang DBMS, yang secara prinsip kerjanya hampir sama dengan Rice Cooker, tapi berbeda fungsi dan peruntukannya, kalo rice cooker untuk nasi, sedangkan DBMS untuk database.
DBMS merupakan kependekan dari Data Base Management System, DBMS merupakan suatu sistem software yang memungkinkan seorang user dapat mengelola data yang ada dalam database (mendefinisikan, membuat, dan memelihara)
Jadi, pengertian DBMS secara teoritis Menutut C.J. Date : "DBMS adalah merupakan software yang menghandel seluruh akses pada database untuk melayani kebutuhan user"
DBMS biasanya berbentuk aplikasi yang diinstall dikomputer, kemudian berfungsi untuk mengelola database. Basis Data hanya sebuah obyek pasif, yang ada karena dibuat namun tidak akan berguna jika tidak ada pengelolanya dan penggeraknya. Oleh karena itu diperlukan DBMS untuk mengelola Basis Data tersebut.
Penyimpanan data dalam bentuk DBMS mempunyai banyak manfaat dan kelebihan dibandingkan dengan penyimpanan dalam bentuk flat file atau spreadsheet, diantaranya :
1. Performa penyimpanan cukup besar, sehingga dapat mengefisiensikan penggunaan media penyimpanan dan memori
2. Integritas data lebih terjamin. Meminimalisir terjadinya Redudansi atau timbulnya data yang sama dalam sebuah database yang mengakibatkan pemborosan media penyimpanan.
3. Independensi. Perubahan struktur database dimungkinkan terjadi tanpa harus mengubah aplikasi yang mengaksesnya sehingga pembuatan antarmuka ke dalam data akan lebih mudah dengan penggunaan DBMS.
4. Sentralisasi. Data yang terpusat akan mempermudah pengelolaan database. kemudahan di dalam melakukan bagi pakai dengan DBMS dan juga kekonsistenan data yang diakses secara bersama-sama akan lebiih terjamin dari pada data disimpan dalam bentuk file atau worksheet yang tersebar.
5. Keamanan. DBMS memiliki sistem keamanan yang lebih fleksibel daripada pengamanan pada file sistem operasi. Keamanan dalam DBMS akan memberikan keluwesan dalam pemberian hak akses kepada pengguna.
Mungkin pembahasan kedua ini kita cukupkan sekian dulu, biar tidak mual-mual mempelajarinya. Untuk pembahasan jenis software yang termasuk DBMS akan di publish di postingan berikutnya..
da dah........
0 komentar:
Post a Comment